Selasa, 03 Maret 2015

Ratu Balqis: Sejarah Kepemimpinan Perempuan dalam Al-Qur'an Ratu Balqis: Kisah Kepala Negara Super Power dalam Al-Qur’an


  
Abstrak

Kisah ratu Balqis dalam al-Qur’an tidak dapat dipisahkan dari penuturan tentang nabi Sulaiman. Penokohannya begitu kuat; sebagai seorang penguasa negri Saba’ yang aman sentosa. Ia adalah seorang ratu yang adil dan bijaksana memimpin rakyatnya. Ia begitu pintar dan tajam ldalam pemikiran, ahli strategi yang ulung dalam mengambil keputusan yang terbaik bagi rakyatnya ini terbukti ketika diminta untuk tunduk pada nabi Sulaiman.


A. Pendaluluan


Di antara figur perempuan yang terdapat dalam al-Qur’an, ratu Balqis mungkin masih tetap tokoh yang paling sukar difahami. Kemunculannya begitu kuat dan mengundang teka-teki, menolak setiap paradigmatisasi[1]. Sebagai penguasa kaum pagan—dalam hal ini pengembah mata hari, ia cakap bernegosiasi dengan nabi Sulaiman. Dan ketika ia mengakui kekuasaan nabi Sulaiman, ia kemudian tidak tunduk begitu saja tapi secara diplomatis menyatakan bersama Sulaiman tunduk kepada Allah.
Barbara Freyer Stowasser menyatakan bahwa dalam tafsir tradisionalis, kisah tentang ratu Balqis ini masih tetap membingungkan. Hal ini terkait belum diterimanya wacana perempuan sebagai kepala negara. Ditambah lagi pengisahan ratu Balqis ini dalam al-Qur’an lebih didominasi kisah supranatural nabi Sulaiman dibanding mengungkapkan berbagai hal yang bermanfaat bagi tafsir ilmiah[2].


Kisah tentang ratu Balqis sebagai penguasa negeri Saba’ dalam al-Qur’an diceritakan dalam surat an-Naml yang berarti semut[3]. Dan tentang negeri Saba’ diuraikan secara panjang lebar pada surat Saba’.


B. Ratu Balqis adalah Penguasa Negeri Saba


Al-Qur’an memaparkan kisah seorang ratu yang memerintah kerjaan yang besar, yaitu ratu Balqis penguasa negeri Saba’[4]. Hal ini dijelaskan al-Quran dalam surat Saba’/34 : 15 berikut:


Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Allah) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan di sebelah kiri. Makanlah olehmu dari nezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya (negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan yang Maha Pengampun. QS Saba’/ :15.


Dalam ayat di atas diceritakan tentang negeri Saba’ aman dan makmur (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur) di masa pemerintahan ratu Balqis. Kerajaan Saba’ berdiri pada abad VIII SM, pengaruh kekuasaannya mencakup Ethiopia dan salah satu negeri yang sangat terkenal ketika itu yaitu Ma’rib dengan bendungan yang sangat besar[5].


Pada ayat selanjutnya dikisahkan bahwa walaupun Allah telah melimpahkan begitu banyak anugerah-Nya kepada mereka, namun mereka tetap ingkar kepada-Nya. Lalu Allah mengirimkan banjir yang besar kepada mereka. Demikianlah balasan Allah atas kekufuran mereka. Firman Allah:


Lalu mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besardan kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pepohonan) yang berbuah pait, pohon Atsal, dan sedikit dari pohon Sidr. Demikianlah Kami memberi mereka balasan karena kekafiran mereka, dan kami tidak membalas melainkan kepada orang-orang yang sngat kafir. QS. Saba’/34 : 16-17.


Menurut Ibnu ‘Asyur sebagaimana yang dikutip M Quraish Shihab bahwa terjadinya peristiwa banjir tersebut setelah masa ratu Balqis yang telah menganut ajaran agama yang diajarkan nabi Sulaiman. Sepeninggal ratunya yang adil itu, kaum Saba’ kembali menjadi kaum yang ingkar. Lalu Allah menghancurkan mereka melalui bencana banjir besar setelah runtuhnya bendungan Ma’rib[6].


C. Nabi Sulaiman dan Burung Hud-hud


Kisah tentang Ratu Balqis dalam al-Qur’an terkait dengan kisah kerasulan nabi Sulaiman AS putra nabi Daud. Informasi tentang ratu Balqis yang berkuasa di negeri Saba’ ini diterima nabi Sulaiman[7] secara tidak diduga sebelumnya dari burung Hudhud. Burung Hudhud ini merupakan bagian dari bala tentara kerajaan nabi Sulaiman. Dikisahkan dalam suatu perjalanan nabi Sulaiman dengan bala tentaranya dan setibanya di tempat tujuan ia mengadakan inspeksi terhadap pasukannya. Ketika memeriksa barisan burung-burung, ia tidak mendapati burung Hudhud. Hal ini sebagaimana yang disitir dalam al-Qur’an:


Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata,” Mengapa aku tidak melihat Hudhud, apakah ia termasuk yang tidak hadir? Sesungguhnya aku benar-benar akan menyiksanya dengan siksa yang pedih atau aku benr-benar akan menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan bukti yang terang. QS an-Naml/27: 21


Dalam ayat di atas dinyatakan bahwa setelah memeriksa barisan bala tentaranya namun nabi Sulaiman tidak menemukan burung Hudhud. Lalu ia bertitah,” Sesungguhnya aku benar-benar akan menyiksanya dengan siksa yang pedih atau aku benar-benar akan menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan bukti yang terang”,yakni alasan yang jelas yang dapat diterima[8]. Lalu tak lama berselang datanglah si burung Hudhud. Ia membawa berita yang belum diketahui oleh nabi Sulaiman sebelumnya. Yaitu tentang negeri Saba’ yang diperintah oleh seorang wanita, yang konon bernama Balqis binti Syurahil. Sang ratu dianugerahi segala sesuatunya yang dapat menjadikan kekuasaannya langgeng, kuat dan besar. Misalnya tanah yang subur, penduduk yang taat, kekuatan bersenjata yang tangguh serta pemerintahan yang stabil. Serta ia mempunyai singgasana yang besar sebagai cerminan kehebatan kerajaannya[9], sebagaimana yang dijelaskan dalam firman Allah:


Maka tidak lama kemudian lalu(burung Hudhud)berkata”Aku telah mengetahui sesuatu yang engkau belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari Saba’ suatu berita yang meyakinkan. Sesungguhnya aku menjumpai seorang perempuan yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. QS an-Naml/27: 22-23


Lalu burung Hudhud melanjutkan ceritanya; setelah menjelaskan keunggulan kerajaan Saba’ tersebut secara material, ia kemudian menguraikan kelemahannya secara spritual. Bahwa sang ratu dan kaumnya beribadah dengan menyembah mata hari—menyembah selain Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman Allah selanjutnya:


Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah: dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan Allah, sehingga mereka tidak mendapat petunjuk. Agar mereka tidak menyembah Allah. Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai arasy yang besar. QS an-Naml/27: 24-26


D. Surat Nabi Sulaiman untuk Ratu Balqis


Setelah mendengarkan laporan dari burung Hudhud tentang keyakinan yang batil dalam suatu masyarakat—yakni kerajaan Saba’yang merupakan sebuah kerajaan besar dan kuat, yang mereka berada tidak jauh dari pusat kekuasaan nabi Sulaiman di Palestina; nabi Sulaiman selaku nabi da rasul yang bijaksana, ia tidak terburu-buru dalam mengambil suatu keputusan. Untuk mengklarifikasi berita yang dibawa oleh burung Hudhud[10] serta guna memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang masyarakat tersebut lalu ia merintahkan burung Hudhud untuk membawa suratnya kepada mereka. Lalu mencari tau apa yang mereka diskusikan menyangkut isi surat itu. Sebagaimana firman Allah:


Berkata Sulaiman: ”Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. Pergilah dengan membawa suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan.” QS an-Naml/27: 27-28


Setelah burung Hudhud berangkat ke negeri Saba’ dengan membawa surat dari nabi Sulaiman. Ia menjatuhkan surat itu kepada sang ratu yang kemudian langsung membuka dan membacanya. Lalu ratu Balqis pengumpulkan para pejabat teras dan para penasehatnya untuk bermusyawarah. Bahwa ia telah menerima surat dari Sulaiman yang mengajak mereka berserah diri, memeluk agama tauhid. Sebagaimana diceritakan pada ayat selanjutnya:


Berkata Balqis: “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuat surah yang mulia. Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya isinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri. QS an-Naml/27: 29-31


Selanjutnya ratu Balqis berdiskusi dan jajarannya bagaimana menanngapi surat tersebut.


Berkata Balqis: “Hai para pembesar! Berilah aku pertimbangan dalam urusan ini aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis (ku).” Mereka menjawab: ”Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan juga keberanian yang sangat dalam peperangan, dan keputusan berada ditanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang kamu perintahkan.” Dia berkata:” Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia menjadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan membawa hadiah, dan aku akan menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan ini.” QS an-Naml/32-35


Ini menunjukkan betapa besar usaha ratu Balqis untuk mengungkapkan apa yang belum ia ketahui tentang nabi Sulaiman sehingga ia mengadakan musyawarah dengan para petinggi kerajaannya untuk meminta pendapat dan pandangan mereka. Mereka mengatakan kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan juga keberanian yang sangat dalam peperangan, dan keputusan berada ditanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang kamu perintahkan. Setelah mempertimbangkan segala sesuatunya serta mengingat kehancuran dan penderitaan rakyatnya yang akan terjadi akibat peperangan karena raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia menjadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat, maka ratu Balqis terlebih dahulu mencoba jalan damai. Yaitu dengan mengirim utusan kepada mereka dengan membawa hadiah, dan aku akan menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan ini. Balqis menguji terlebih dahulu tentang kebenaran Sulaiman. Apabila Sulaiman seorang nabi tentulah ia akan menolak hadiah tersebut namun sebaliknya jika ia mengambilnya tentulah ia bukan seorang nabi[11]. Dengan demikian untuk mengulur waktu melihat tanggapan dari Sulaiman dan memikirkan lebih lanjut tentang langkah yang akan diambil, antara berperang atau damai.


Firasat ratu Balqis tentang kenabian Sulaiman begitu kuat, karena Sulaiman menolak hadiahhadiah yang dibawakan oleh utusannya. Penolakan nabi Sulaiman tersebut diceritakan Allah dalam ayat selanjutnya:


Maka tatkala utusan-utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata:” Apakah patut kamu menolong aku dengan harta?, maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik dari pada apa yang diberikan-Nya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri Saba’ dengan terhina dan mereka menjadi tawanan-tawanan yang hina dina.” QS an-Naml/36-37


Nabi Sulaiman menyurati mereka untuk datang dan berserah diri kepadanya bukanlah karena harta sehingga iapun menolaknya. Tapi karena semua itu karena ketaatan kepada Allah. Dapat dikatakan di sini bahwa hadiah tersebut merupakan sogokan yang bertujuan menghalangi Sulaiman dalam melaksanakan kewajibannya. Apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik dari pada apa yang diberikan-Nya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.
Selanjutnya nabi Sulaiman memerintahkan kepada pimpinan rombongan kerajaan Saba’ bahwa kembalilah kepada mereka yakni ratu dan mereka yang taat kepadanya. Sungguh kami bersumpah bahwa sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri Saba’ dengan terhina dan mereka menjadi tawanan-tawanan yang hina dina menjadi tawanan-tawanan perang. Ini tentu saja bila mereka tidak datang dan patuh pada kami[12].


E. Ratu Balqis Tunduk pada Agama Tauhid yang Dibawa Nabi Sulaiman


Al-Qur’an tidak menjelaskan apa yang terjadi setelah penolakan hadiah ratu Balqis tersebut. Namun dapat diasumsikan bahwa utusan kerajaan Saba’ tersebut menyampaikan hasil pertemuannya dengan Sulaiman kepada sang ratu. Sebagian riwayat menyatakan bahwa menyadari bahaya yang akan mengancam kelangsungan kerajaannya, maka ratu Balqis menyurati Sulaiman bahwa ia akan mendatangi kerajaan Sulaiman. Cerita selanjutnya bahwa nabi Sulaiman memerintahkan agar singgasana ratu Balqis diangkut ke kerajaannya di Palestina sebelum rombongan mereka sampai.


Berkata Sulaiman:” Hai pembesar-pembesar, siapakah diantara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.Berkata Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin:” Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepada sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membacanya lagi dapat dipercaya.”Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab:” Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk kebaikan dirinya sendiri, dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya lagi Mahamulia.” QS an-Naml/38-40


Perintah nabi Sulaiman ini disanggupi oleh Ifrit[13] bahwa ia akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepada sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu;untuk pulang beristirahat. Konon nabi Sulaiman itu berkantor dari pagi hingga siang hari. Jika demikian berarti Ifrit akan mengangkut singgasana itu membutuhkan waktu setengah hari.


Titah ini juga mendapat tanggapan dari seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab:” Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.”maka dengan serta merta kemudian singgasana ratu Balqis itu telah berada di hadapan nabi Sulaiman. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk kebaikan dirinya sendiri, dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya lagi Mahamulia. Para ulama berbeda pendapat tentang tokoh seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab tersebut. Ada yang berpendapat bahwa ia adalah Ashif ibn Barkhiya yang merupakan seorang ulama bani Israil yang juga adalah salah seorang jajaran mentri nabi Sulaiman. Ada lagi yang menyatakan bahwa ia adalah nabi Khidir atau bahkan malaikat Jibril.[14] Namun dalam ayat di atas di jelaskan bahwa kemampuannya yang luar biasa tersebut berdasarkan ilmu dan hikmah yang diperolehnya bersumber dari Kitab Allah.


Sementara ulama berpendapat bahwa permintaan nabi Sulaiman itu bertujuan untuk menunjukkan kepada ratu Balqis betapa besar kekuasaan dan anugerah Allah yang telah dikaruniakan-Nya kepada nabi Sulaiman agar mereka dapat sadar akan kelemahan serta ketidakberdayaannya lalu tunduk menyembah Allah.


Tatkala singgasana tersebut telah berada di hadapan nabi Sulaiman, lalu ia memerintahkan untuk memberikan sedikit “sentuhan” untuk membuat perubahan pada singgasana tersebut.


Dia berkata:”Ubahlah baginya singgasana, maka kita akan melihat apakah dia mengenalnya ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenalnya.”Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupakah ini dengan singgasanamu? Dia menjawab,”Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri.”Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya untuk melahirkan ke-Islamannya, karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam istana!,”maka tatkala dia melihat lantai istana tersebut, dikiranya kolam air yang besar dan disingkapnya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin yang terbuat dari kaca. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim kepada diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan sekalian alam.” QS an-Naml/41-44


Perubahan yang mengesankan sedikit perbedaan dengan singgasana sang ratu. Tujuannya agar lebih lanjut kita akan melihat apakah dia mengenalnya bahwa singgasana tersebut adalah singgasanya yang telah diubah ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenalnya.sehingga dapat diketahui tentang kejelian dan ketelitian ratu Balqis.


Ketika ratu Balqis sampai di istana nabi Sulaiman, Serupakah ini dengan singgasanamu? Pertanyaan itu dijawab dengan sangat taktis, Dia menjawab,”Seakan-akan singgasana ini singgasanaku. Suatu jawaban yang menunjukkan ketelitiannya juga kekuatan mentalnya. Jawaban yang tepat pada situasi seperti yang dialaminya.[15]


Mencermati keberadaan “singgasana”nya dan pertanyaan nabi Sulaiman yang diajukan kepadanya menyadarkannya tentang bukti berita/ pengetahuan tentang kehebatan nabi Sulaiman yang telah mereka dengar sebelumnya. Dan hal itu kini telah terbukti dan mereka saksikan sendiri. Selanjutnya Balqis mengatakan kami adalah orang-orang yang berserah diri. Dengan pengertianbahwa ia dan pengikutnya berserah diri masuk ke dalam agama tauhid yang dibawa oleh nabi Sulaiman dan meninggalkan kepercayaan mereka sebelumnya yang sesat.
Bahwa kepercayaan yang mereka anut selama ini dengan menyembah mata hari, Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya untuk melahirkan ke-Islamannya, karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.


Inilah bahagian akhir kisah tentang ratu Balqis dalam al-Qur’an, dia lalu dipersilakan untuk memasuki istana nabi Sulaiman. Setelah ujian yang pertama terkait dengan singgasananya yang telah dipindahkan ke istana nabi Sulaiman dilaluinya dengan sukses, maka tibalah ujian berikutnya terkait lantai kaca istana nabi Sulaiman. Maka tatkala dia melihat lantai istana tersebut, yang terbuat dari kaca yang bening. Dan konon di bawahnya mengalir air yang di dalamnya terdapat semisal aquarium yang di huni oleh ikan-ikan. Dikiranya kolam air yang besar dan disingkapnya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin yang terbuat dari kaca. Menyaksikan kemuliaan, keagungan serta karunia Allah yang dilimpahkan kepada nabi Sulaiman, maka berkatalah Bilqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim kepada diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan sekalian alam.Ini adalah jawaban yang cerdas dan cemerlang pemikirannya. Di saat ia harus mengaku kekuatan dan kekuasaan lawannya, ia tidak langsung mengakui kebesaran lawannya tetapi ia merangkulnya dan menundukkan diri kepada Zat yang lebih tinggi dari pada Sulaiman yaitu Allah Subhanahu Wata’ala.[16]


Adapun mengenai kelanjutan hubungan antara nabi sulaiman dan ratu Balqis. Sebagian mufassir menyatakan bahwa hubungan cinta antara keduanya berakhir dengan perkawinan. Mereka menikah dan menjadi sepasang suami istri Walaupn menurut M. Quraish Shihab pembahasan tersebut sebaiknya disingkirkan dari pembahasan tafsir[17].


F. Ratu Balqis: Potret Lambang Kemandirian Perempuan di Bidang Politik


Demikianlah al-Qur’an berceria tentang kepemimpinan seorang perempuan dengan memberikan contoh kepemimpinan ratu Balqis; penguasa negeri Saba’. Kisah ini menggambarkan tentang perempuan yang mempunyai kecemerlangan pemikiran, ketajaman pandangan, kebijaksanaan dalam mengambil suatu keputusan, dan seorang politikus ulung. Waktu ia menerima surat dari nabi Sulaiman, ia musyawarahkan dengan para pembesar kerajaannya. Walaupun merasa kuat dan siap untuk berperang dengan Sulaiman, namun ia mempuyai sebuah pandangan yang jauh ke depan. Ia tak ingin kerajaannnya hancur dan rakyatnya menderita akibat peperangan. Karena ia punya intuisi kalau Sulaiaman adalah nabi. Melawan seorang nabi, adalah perbuatan yang sia-sia. Seorang nabi adalah utusan Allah yang tak mungkin dapat dikalahkan karena ia dapat pertolongan dari-Nya. Dan tidaklah bijaksana menghalangi rakyatnya untuk menikmati kebenaran dengan berperang melawannya untuk mempertahankan kebatilan[18].


Profil ratu Balqis sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana sebagimana yang diceritakan dalam al-Qur’an di atas kemudian dijadikan patron/ kriteria perempuan yang ideal dalam Islam. Kaum perempuan di masa Rasulullah digambarkan sebagai perempuan yang aktif, sopan dan terpelihara akhlaknya. Bahkan dalam al-Qur’an figur ideal seorang muslimah disimbolkan sebagai pribadi yang memiliki kemandirian politik (al-istiqlal as-siyasah) (QS. Al-Mumtahanah/60:12), seperti figur Ratu Balqis yang memimpin kerajaan super power (‘arsyun ‘azhim) (QS. an-Naml/ 27:23); memiliki kemandirian ekonomi (al-istiqlal al-iqtishadi) (QS. an-Nahl/16:97), seperti figur perempuan pengelola peternakan dalam kisah Nabi Musa dengan putru nabi Syu’aib di Madyan (QS. al-Qashash/28:23), kemandirian di dalam menentukan pilihan pribadi (al-istiqlal asy-syakhshi) yang diyakini kebenarannya, sekalipun berhadapan dengan suami bagi wanita yang sudah kawin, (QS. at-Tahrim/66:11) atau menentang pendapat orang banyak bagi perempuan yang belum kawin (QS. at-Tahrim/66:12), al-Qur’an mengizinkan kaum perempuan untuk melakukan gerakan “oposisi” terhadap berbagai kebobrokan, dan menyampaikan kebenaran (QS. at-Taubah/9:71)[19].


Tidaklah mengherankan jika pada masa Nabi ditemukan sejumlah perempuan memiliki kemampuan intelektual dan prestasi sosial yang cemerlang seperti yang diraih kaum laki-laki, seperti para istri Rasul. Dalam jaminan al qur’an, perempuan dengan leluasa memasuki semua sektor kehidupan masyarakat, termasuk politik, ekonomi dan berbagai sektor publik lainnya.
Pembicaraan al-Qur’an tentang ratu Balqis juga dijadikan para ulama yang mendukung kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan untuk menjustifikasi pendapat mereka bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama menjadi kepala negara. Tentu saja selama mereka memenuhi kriteria-kriteria yang telah digariskan.


G. Penutup


Demikianlah kisah seorang ratu yang memiliki kekuasaan, namun kekuasaannya tidak menghalangi ia tunduk dan patuh kepada kebenaran[20]. Mudah-mudah menjadi mau’izhah hasanah bagi kita semua. Wa Allahu a’lamu bi ash-shawab



Daftar Pustaka

Barbara Freyer Stowasser, Reinterpretasi Gender: Wanita dalam al-Qur’an, Hadis dan Tafsir, (terj), Bandung: Putaka Hidayah, 2001, Cet.ke-1

Chatibul Umam, et. Al, Kajian Ayat- Ayat Al-Qur’an Tentang Wanita, Jakarta: P2M IAIN Syarif Hidayatullah, 1996

Huzaemah T Yanggo, Fiqih Perempuan Kontemporer, Jakarta: al-Mawardi Prima, 2001, Cet. Ke-1

Lies M Marcoes Natsir dan Johan Hendrik Meuleman (ed), Wanita Islam Indonesia dalam Kajian Tekstual dan Kontekstual, Jakarta: INIS, 2003

M.Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Volume 10, Jakarta: Lentera hati, 2004, Cet.ke-2

------------, Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Volume 11, Jakarta: Lentera hati, 2004, Cet.ke-2

Siti Musdah Mulia (ed), Keadilan dan Kestaraan Gender Perspektif Islam, jakarta: Lembaga kajian Agama dan Jender, 2003, Cet. Ke-2

Siti Musdah Mulia, Islam & Inspirasi Kesetaraan Gender, Yogyakarta: Kibar Press, 2007, Cet.ke-2

[1] Barbara Freyer Stowasser, Reinterpretasi Gender: Wanita dalam al-Qur’an, Hadis dan Tafsir, (terj), Bandung: Putaka Hidayah, 2001, Cet.ke-1, h. 153
[2] Ibid, h. 153-154
[3] Dalam surat an-Naml dikisahkan tentang semut yang takut melihat kehadiran Sulaiman dan bala tentaranya di lembah mereka. “Wahai semut-semut masuklah ke dalam sarang sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka Sulaiman tersenyum mendengar perkataan semut. Dan ia berdoa,”Wahai Tuhanku berlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahlan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal solehyang Engkau ridoi. Dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh” QS an-naml/27: 18-19
[4] Ibnu Katsir dalam Tasirnya sebagaimana di kutip Barbara Freyer Stowasser menyatakan ia anak seorang wazir kerajaan Himyariyah yang ada di Ma’rib Yaman. Ayahnya bernama Dzu Syarakh (sebagian yang menyebutnya Syurahil--penulis) ibn Hudad dan ibunya bernama Umairah , anak seorang raja Jin. Lih. Barbara, Op.cit, h.158 Dan kata Saba’ dapat berarti wilyah atau negeri sebagai yang ditunjuk oleh al-Qur’an dalam surat an-Naml dan dapat juga berarti kaum sebagaimana yang dimaksud dalam ayat dalam surat Saba’ berikut ini. M.Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Volume 11, Jakarta: Lentera hati, 2004, Cet.ke-2, h. 362
[5] Lih Ibid, h. 364
[6] Ibid
[7] Nabi Sulaiman adalah seorang Raja bani Israil yang pusat kekuasaannya di Palestina. Nabi Sulaiman mewarisi kekuasaan atas Bani Israil dari ayahnya nabi Daud. Ia dikrunia oleh Allah mukjizat dapat berkomunikasi dengan burung. binatang dan serangga. Adapun bala tentara kerajaannya terdiri dari manusia, jin dan burung Lebih lanjut lih al-Qur’an surat an-Naml/27 ayat 15-19.
[8] M.Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Volume 10, Jakarta: Lentera hati, 2004, Cet.ke-2, h. 209
[9] Ibid, h. 211-212
[10] Itulah sekelumit tentang kisah burung Hudhud dalam al-Qur’an. Burung Hudhud adalah sejenis merpati yang dapat dilatih untuk membawa surat atau barang-barang ringan dengan cara menjepatnya dengan paruh (untuk jarak tempuh yang tidak terlalu jauh) atau mengikatkan pada kaki atau bagian tubuhnya. Sayyid Quthub menguraikan tentang perihal burung Hudhud sebagaimana yang dikutip oleh M.Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah; Hudhud merupakan salah satu anggota bala tentara abi Sulaiman. Ia memiliki kemampuan dan keistimewaan yang melebihi jenis burung yang lain. Ini terlihat dengan jelas dalam kisah di atas bahwa ia dapat mengetahui situasi kerajaan Saba’, serta keadaan masyarakatnya, pengetahuan yang hanya dapat dijangkau oleh manusia yang berakal, suci dan bertakwa. Hudhud terbut merupakan suatu karunia dan mukjizat dari Allah. Begitu istimewanya burung Hudhud ini sehingga nabi Sulaiman ketika menginspeksi pasukannnya yang sangat besar, dengan begitu jeli tidak menemukan keberadaannnya. Tentu saja si burung Hudhud ini merupakan sosok yang penting dalam bala tentara tersebut. Ini dibuktikan laporannya yang begitu pintar tentang negeri Saba’ yang ia jumpai. Ibid, 214—215 dan 217-218
[11]Huzaemah T Yanggo, Fiqih Perempuan Kontemporer, Jakarta: al-Mawardi Prima, 2001, Cet. Ke-1,h. 80
[12] Quraish, Vol 10, Op.cit, h. 222
[13]Ifrit adalah yang kuat dan cerdik dari bangsa Jin. Kata Ifrit menurut Quraish Shihab berati yang sangat kuat lagi gangat cerdas dan tidak dapat dicederai, juga tidak dapat dikalahkan. Jika digunakan untuk manusia berati mempersamakannya engan makhluk halus tersebut. Ibid, h. 224
[14]Ibid, h. 226
[15]Ibid, h. 228-229
[16] Lih Huzaemah, Op.cit, h. 83
[17] Quraish, Vol 10, h. 232 dan Barbara , Op.cit, h.17-158
[18] Ibid, h. 83-84 dan lih juga Chatibul Umam, et. Al, Kajian Ayat- Ayat Al-Qur’an Tentang Wanita, Jakarta: P2M IAIN Syarif Hidayatullah, 1996, h. 73-74
[19] Siti Musdah Mulia (ed), Keadilan dan Kestaraan Gender Perspektif Islam, jakarta: Lembaga kajian Agama dan Jender, 2003, Cet. Ke-2, h. Xiii dan lihat juga Stiti Musdah Mulia, Islam & Inspirasi Kesetaraan Gender, Yogyakarta: Kibar Press, 2007, Cet.ke-2, h. 17-18
[20] M.Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Volume 10, Jakarta: Lentera hati, 2004, Cet.ke-2, 232

Jumat, 27 Februari 2015

KISAH TENTANG PAHITNYA KEHIDUPAN



Sebuah Kisah Tentang Pahitnya Kehidupan.
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu. "Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. "Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, "Bagaimana rasanya?". "Segar.", sahut tamunya. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi. "Tidak", jawab si anak muda. Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. "Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu." Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan." Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan "segenggam garam", untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.
Sumber: ikadanews.info

Senin, 16 Februari 2015

SPIRITUAL



Mistikus Cinta
= Srikandi Sedjati =


Mengalun lembut merasuk

Mengikat dan memaksa

Menjerat lalu terjebak

Sesuatu yang tak pasti

Kadang dicari lalu sembunyi

Kadang acuh

Kadang menanti

Hati jadi gundah

Riang jadi senang

Hampa jadi bahagia

Kosong jadi merana

Ada jadi sengsara

*********

Letak Kebenaran


                            Kebenaran sepenuhnya bersemayam didalam Hakekat,

                            Tapi orang dungu mencarinya didalam kenampakan



                                                 Disebabkan Ridho_Nya


                                        Jika saja bukan karena keridhoan-Mu,

                        Apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang seperti debu ini

                                                       dengan cinta-Mu?


                                               Rahasia Yang Terungkap


                           Apapun yang kau dengar dan katakan (tentang cinta),

                                                  itu semua hanyalah kulit.

                                         Sebab, inti dari cinta adalah sebuah

                                              rahasia yang tak terungkapkan.


                                               Hati Bersih Melihat Tuhan


                                        Setiap orang melihat Yang Tak Terlihat

                                              dalam persemayaman hatinya.

                                 Dan penglihatan itu bergantung dari seberapakah

                                               ia menggosok hati tersebut.

                                      Bagi siapa yang menggosoknya hingga kilap,

                                         maka bentuk-bentuk Yang Tak Terlihat

                                                    semakin nyata baginya.


ISTILAH-ISTILAH DALAM INTERNET DAN ARTINYA



Tahukah Anda apa arti dari semua istilah-istilah tersebut? Nah, berikut ini kami sajikan untuk Anda Istilah-istilah Dalam Internet dan Artinya:
  • ADN (Advanced Digital Network) merupakan jaringan Internet yang berkecepatan 56 Kbps.
  • ADSL (Asymetric Digital Subcriber Line) adalah jaringan yang memisahkan upstream dan downstream yang dapat berjalan pada kecepatan yang berbeda. Biasanya downstream lebih tinggi dan pada upstream-nya.

  • Attachment adalah fasilitas untuk melampirkan atau menyertakan file (sering digunakan di dalam e-mail).

  • Banned adalah istilah dalam chatting maupun mills, dimana moderator atau pihak pengatur dan pengelola melakukan blokir pada ID (Identitas) atau account tertentu, yang dianggap berbahaya, mengganggu, merusak, serta mengacaukan kegiatan internet.

  • Banner merupakan salah satu bagian dari situs yang biasanya berisi iklan.

  • Bandwith adalah besaran yang menunjukkan berapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah jaringan. Kecepatannya bisa berubah setiap saat tergantung kondisi pengguna Internet.

  • Blog merupakan halaman internet (situs) pribadi yang berasal dan singkatan Web log.

  • Blogger adalah orang yang membuat, mengelola sebuah blog.

  • Bloging adalah istilah dan kegiatan atau aktivitas mengisi, mengatur, menata blog.
  • Browsing adalah kegiatan menjelajah atau melihat isi dan halaman situs-situs di Internet.
  • Browser adalah program aplikasi yang digunakan untuk browsing.

  • Bps (Bit Per Seconds) merupakan satuan kecepatan transfer internet yang menyatakan seberapa cepat data dipindahkan antar komputer.

  • CC (Carbon Copy) adalah alamat lain yang dituju untuk mengirim e-mail selain alamat utama.
  • Chat adalah fasilitas dalam Internet yang memungkinkan interaksi dengan teks secara realtime (tidak ada waktu tunggu)

  • Chating adalah istilah dari kegiatan chat.
  • Dial Up merupakan sambungan internet yang diharuskan menghubungi dulu sebelum menggunakan Internet.

  • DSL (Digital Subscriber Line) adalah metode transfer data melalui saluran telepon regular.

  • Download merupakan istilah dan kegiatan mengambil file atau objek dari internet yang masuk ke komputer.

  • Email (Electronic Mail) adalah fasilitas berkirim surat melalui Internet.

  • E-banking merupakan kegiatan transaksi keuangan atau perbankan yang dilakukan melalui media Internet.

  • Firewall merupakan benteng keamanan dalam internet yang berfungsi melindungi sebuah jaringan kecil terhadap jaringan Internet yang lebih luas.

  • Gateway merupakan istilah yang mengacu pada pengaturan hardware maupun software, yang menerjemahkan antara dua protokol yang berbeda sehingga dapat menyediakan akses untuk menghubungkan ke sistem jaringan.

  • GPRS (General Packet Radio Service) merupakan koneksi Internet tanpa kabel/wireless (nirkabel), biasanya dipakai oleh handphone.

  • Hacker adalah sebutan bagi orang yang mempunyai keahlian dalam hal pemrograman komputer, terutama di bidang Internet.

  • Homepage merupakan halaman utama sebuah website yang memuat informasi singkat tentang apa isi website tersebut.

  •  Host adalah komputer yang menjadi server atau tempat diletakkan isi sebuah website, yang dinyalakan terus-menerus sehingga isi atau alamat website tersebut bisa terus diakses.

  • HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa komputer yang digunakan untuk membuat sebuah halaman situs.
  • Http (Hyper Text Transfer Protocol) adalah kode yang dituliskan pada awal site.

  • ISP (Internet Service Provider) berarti penyedia jasa layanan internet.
  • Login/Sign-In merupakan istilah masuk ke sebuah layanan internet atau homepage.
  • Logout/Signout merupakan istilah keluar dari sebuah layanan internet atau homepage (kebalikan dan Login/Signin).
  • Mailing List adalah forum/kelompok diskusi di internet yang dapat saling bertukar informasi dengan menggunakan fasilitas e-mail.
  • Modem (Modulation-Demodulation) merupakan alat yang digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya. Untuk mengkoneksikan dengan Internet, kamu harus memiliki modem terlebih dahulu.
  • Password merupakan kode rahasia dan pengguna Internet yang memilki ID di sebuah homepage.
  • Protokol adalah kumpulan aturan dalam sebuah konsep jaringan agar dapat saling terhubung.
  • PSTN (Public Switched Telephone Network) merupakan sebutan untuk saluran telepon konvensional yang menggunakan kabel.
  • POP (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil atau membaca sebuah email dari sebuah server.
  • Search Engine (mesin pencari) merupakan layanan/ fasilitas untuk melakukan pencarian di Internet dengan menggunakan kata kunci.
  • Sign Up adalah registrasi atau pendaftaran pada sebuah layanan Internet dalam pembuatan e-mail atau ID tertentu.
  • Spam merupakan pesan komersial atau iklan kepada sejumlah besar news group atau e-mail yang sebetulnya tidak menginginkan menerima pesan tersebut.
  • TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer.
  • URL (Uniform Resource Locator) merupakan istilah dari alamat sebuah website.


Dalam sebuah jaringan internet pastinya kita akan menemukan berbagai istilah yang mungkin belum kita pahami. Ada baiknya istilah tersebut perlu kita pahami agar tidak kebingungan saat menggunakan internet (online). Mungkin diantara pembaca ada yang belum mengerti apa itu browser, chatting, e-mail , dan masih banyak lagi berbagai kata asing yang dapat kita temui.

Mungkin banyak orang yang mencari istilah internet dan fungsinya, istilah dan kegunaan atau artinya. dan yang lainnya. Maka dari itu, berikut ini adalah daftar istilah dalam internet yang mungkin bisa menjadi tambahan wawasan bagi Anda yang belum mengerti beberapa istilah yang ada di internet.
  
Istilah-istilah Internet

1. Chatting adalah suatu fasilitas dalam Internet untuk berkomunikasi sesama pemakai Internet yang sedang on-line. Komunikasi dapat berupa teks atau suara (chatting voice).

2. Browsing adalah menelusur secara langsung buku tertentu pada kumpulan buku-buku yang dijajarkan di rak. Untuk dapat melakukan kegiatan ini dengan tepat dan cepat, pengguna harus memahami terlebih dahulu sistematika penyusunan koleksi perpustakaan

3. Teleconference adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telefon atau koneksi jaringan. Pertemuan tersebut hanya dapat menggunakan suara (audio conference) atau menggunakan video (video conference) yang memungkinkan peserta konferensi saling melihat. Dalam konferensi juga dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol terhadapnya, juga berbagi aplikasi. Produk yang mendukung teleconference pertama melalui internet adalah NetMeeting yang dikeluarkan oleh Microsoft.

4. E-mail : atau elektronic mail atau surat elektronik adalah sebuah program yang diterapkan dalam sebuah jaringan komputer (termasuk internet) yang digunakan oleh user untuk mengirimkan pesan dalam bentuk tulisan (ketik) atau gambar kepada user lain di dalam atau di luar jaringan komputer tersebut. User dapat pula menerima (receive e-mail), membalas (reply e-mail), dan meneruskan (forward e-mail) kepada user lain.

5. E-Commerce : Electronic Commerce adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan perdagangan atau transaksi perbankan elektronis di internet, baik Business to Business E-Commerce maupun Business to Costumer E-Commerce.

6. Mailing List adalah Fasilitas E-mail Internet ,dimana pemakai dafat mendaftarkan diri ke suatu daftar pengiriman E-mail untuk suatu topik tertentu,sehingga pemakai akan secara otomatis mendapatkan kiriman E-mail setiap anggota Mailing_List Manager,.

7. VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah nama lain internet telephony. Lihat internet telephony.

8. E-coomerce (electronic commerce) adalah bisnis yang transaksinya dilakukan dengan bantuan jaringan komputer secara online. Transaksi tersebut adalah penjual dan pembelian barang dan jasa serta pembayaran yang dilakukan melewati komunikasi digital. Teknologi yang digunakan antara lain adalah Internet dan electronic data interchange (EDI).

9. E-mail (electronic mail) adalah pesan elektronik yang dikirim dari komputer seorang pengguna ke komputer lainnya. E-mail dapat dikirimkan melalui local area network (LAN) atau Internet. Kalau dahulu, data yang dikirim hanya berupa teks, sekarang dengan e-mail dapat berisi gambar, suara, dan bahkan klip video.

10.Browser adalah singkatan untuk istilah Web Browser. Browser adalah sebuah program yang digunakan untuk mengakses World Wide Web (atau internet), dan fasilitas lainnya. Saat ini terdapat sejumlah browser yang populer, seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan Mozilla

11.ASP (Active Server Pages) adalah spesifikasi untuk membuat halaman Web dinamis menggunakan ActiveX script. Sewaktu browser membuka halaman ASP, server Web membuat halaman dengan kode HTML dan mengirimkannya kepada browser.

12. FTP (file transfer protocol) adalah protokol Internet yang digunakan untuk menyalin file antarkomputer.

13. Admin : sama halnya dengan user tetapi memiliki hak yang lebih tinggi, dimana sebagai administrator dari sebuah jaringan komputer (termasuk internet), atau program interaksi seperti chat, dia berhak mengatur kondisi yang ada di jaringan dan program tersebut. Dia berhak untuk menerima dan menolak user-user yang ingin bergabung dengan jaringan dan program tersebut.

14. SEO : Adalah istilah-istilah dalam internet yang merupakan singkatan dari Search Engine Optimization yang artinya adalah pengoptimalan suatu situs untuk meraih posisi yang bagus di mesin pencari.

15. SERP : Adalah singkatan dari Search Engine Result Page yang artinya hasil halaman dari mesin pencari, misalnya halaman 1,2,3,4 dan seterusnya.

16. Attachment : adalah fasilitas pada sebuah program e-mail baik program komputer. maupun webmail, yang dapat digunakan untuk mengirimkan file, atau gambar, yang di ikutsertakan pada e-mail yang akan di kirim.

17. AVI : adalah jenis format file video yang dikembangkan oleh Microsoft Corp. yang dapat di-download melalui internet, dengan jumlah ukuran file yang cukup besar, dan dengan kualitas gambar dan suara yang cukup baik.

18. B to B e-commerce : Business to Business E-Commerce adalah perdagangan atau transaksi elektronis yang dilakukan di internet antara pemegang business, baik instansi/lembaga atau perusahaan dengan pihak pemegang business lain baik instansi/lembaga atau perusahaan pula.

19. B to C e-commerce : Business to Costumers E-Commerce adalah perdagangan atau transaksi elektronis yang dilakukan di internet antara pemegang business, baik instansi/lembaga atau perusahaan dengan pihak user atau konsumen pemakai jasa internet.

20. Bandwidth : Ukuran kemampuan suatu jaringan agar dapat mentransfer data dalam sebuah jangkauan tertentu, satuan dari Banwidth adalah Mega Byte per Second (Mbps) atau Kilo Byte per Second (Kbps)

21. Banner : adalah media informasi dalam bentuk image / gambar untuk menayangkan iklan bergambar pada sebuah webpage.

22. Blog : Adalah situs yang dimiliki oleh seseorang untuk berbagi informasi atau mencari keuntungan. Beda halnya dengan web, blog tidak harus menggunakan Top Level Domain. Contoh penyedia layanan blog terbaik adalah Blogger.

23. Domain name : adalah nama khusus dan unik yang digunakan untuk penamaan situs web pada internet.

 Demikian, semoga bermanfaat.....

= Srikandi Sedjati =

MANAJEMEN KONFLIK DALAM ORGANISASI




Konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan. Bahkan sepanjang kehidupan, manusia senantiasa dihadapkan dan bergelut dengan konflik. Demikian halnya dengan kehidupan organisasi. Anggota organisasi senantiasa dihadapkan pada konflik. Perubahan atau inovasi baru sangat rentan menimbulkan konflik (destruktif), apalagi jika tidak disertai pemahaman yang memadai terhadap ide-ide yang berkembang.


Manajemen konflik sangat berpengaruh bagi anggota organisasi. Pemimpin organisasi dituntut menguasai manajemen konflik agar konflik yang muncul dapat berdampak positif untuk meningkatkan mutu organisasi.
Manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak luar dalam suatu konflik. Manajemen konflik termasuk pada suatu pendekatan yang berorientasi pada proses yang mengarahkan pada bentuk komunikasi (termasuk tingkah laku) dari pelaku maupun pihak luar dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan (interests) dan interpretasi. Bagi pihak luar (di luar yang berkonflik) sebagai pihak ketiga, yang diperlukannya adalah informasi yang akurat tentang situasi konflik. Hal ini karena komunikasi efektif di antara pelaku dapat terjadi jika ada kepercayaan terhadap pihak ketiga.
Menurut Ross (1993), manajemen konflik merupakan langkah-langkah yang diambil para pelaku atau pihak ketiga dalam rangka mengarahkan perselisihan ke arah hasil tertentu yang mungkin atau tidak mungkin menghasilkan suatu akhir berupa penyelesaian konflik dan mungkin atau tidak mungkin menghasilkan ketenangan, hal positif, kreatif, bermufakat, atau agresif. Manajemen konflik dapat melibatkan bantuan diri sendiri, kerjasama dalam memecahkan masalah (dengan atau tanpa bantuan pihak ketiga) atau pengambilan keputusan oleh pihak ketiga. Suatu pendekatan yang berorientasi pada proses manajemen konflik menunjuk pada pola komunikasi (termasuk perilaku) para pelaku dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan penafsiran terhadap konflik.
Sementara Minnery (1980:220) menyatakan bahwa manajemen konflik merupakan proses, sama halnya dengan perencanaan kota merupakan proses. Minnery (1980:220) juga berpendapat bahwa proses manajemen konflik perencanaan kota merupakan bagian yang rasional dan bersifat iteratif, artinya bahwa pendekatan model manajemen konflik perencanaan kota secara terus menerus mengalami penyempurnaan sampai mencapai model yang representatif dan ideal. Sama halnya dengan proses manajemen konflik yang telah dijelaskan diatas, bahwa manajemen konflik perencanaan kota meliputi beberapa langkah yaitu: penerimaan terhadap keberadaan konflik (dihindari atau ditekan/didiamkan), klarifikasi karakteristik dan struktur konflik, evaluasi konflik (jika bermanfaat maka dilanjutkan dengan proses selanjutnya), menentukan aksi yang dipersyaratkan untuk mengelola konflik, serta menentukan peran perencana sebagai partisipan atau pihak ketiga dalam mengelola konflik. Keseluruhan proses tersebut berlangsung dalam konteks perencanaan kota dan melibatkan perencana sebagai aktor yang mengelola konflik baik sebagai partisipan atau pihak ketiga.

Pengelolaan Konflik
Konflik dapat dicegah atau dikelola dengan:
• Disiplin
Mempertahankan disiplin dapat digunakan untuk mengelola dan mencegah konflik. Manajer perawat harus mengetahui dan memahami peraturan-peraturan yang ada dalam organisasi. Jika belum jelas, mereka harus mencari bantuan untuk memahaminya.
• Pertimbangan Pengalaman dalam Tahapan Kehidupan
Konflik dapat dikelola dengan mendukung perawat untuk mencapai tujuan sesuai dengan pengalaman dan tahapan hidupnya. Misalnya; Perawat junior yang berprestasi dapat dipromosikan untuk mengikuti pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, sedangkan bagi perawat senior yang berprestasi dapat dipromosikan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
• Komunikasi
Suatu Komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan yang terapetik dan kondusif. Suatu upaya yang dapat dilakukan manajer untuk menghindari konflik adalah dengan menerapkan komunikasi yang efektif dalam kegitan sehari-hari yang akhirnya dapat dijadikan sebagai satu cara hidup.
• Mendengarkan secara aktif
Mendengarkan secara aktif merupakan hal penting untuk mengelola konflik. Untuk memastikan bahwa penerimaan para manajer perawat telah memiliki pemahaman yang benar, mereka dapat merumuskan kembali permasalahan para pegawai sebagai tanda bahwa mereka telah mendengarkan.

Teknik atau Keahlian untuk Mengelola Konflik
• Pendekatan dalam resolusi konflik tergantung pada :
• Konflik itu sendiri
• Karakteristik orang-orang yang terlibat di dalamnya
• Keahlian individu yang terlibat dalam penyelesaian konflik
• Pentingnya isu yang menimbulkan konflik
• Ketersediaan waktu dan tenaga

Metode untuk Menangani Konflik
Metode yang sering digunakan untuk menangani konflik adalah pertama dengan mengurangi konflik; kedua dengan menyelesaikan konflik. Untuk metode pengurangan konflik salah satu cara yang sering efektif adalah dengan mendinginkan persoalan terlebih dahulu (cooling thing down). Meskipun demikian cara semacam ini sebenarnya belum menyentuh persoalan yang sebenarnya. Cara lain adalah dengan membuat “musuh bersama”, sehingga para anggota di dalam kelompok tersebut bersatu untuk menghadapi “musuh” tersebut. Cara semacam ini sebenarnya juga hanya mengalihkan perhatian para anggota kelompok yang sedang mengalami konflik.
Cara kedua dengan metode penyelesaian konflik. Cara yang ditempuh adalah sebagai berikut :
1. Dominasi (Penekanan)
Metode-metode dominasi biasanya memilki dua macam persamaan, yaitu : (a) Mereka menekan konflik, dan bahkan menyelesaikannya dengan jalan memaksakan konflik tersebut menghilang “di bawah tanah”; (b) Mereka menimbulkan suatu situasi manang-kalah, di mana pihak yang kalah terpaksa mengalah kaena otoritas lebih tinggi, atau pihak yang lebih besar kekuasaanya, dan mereka biasanya menjadi tidak puas, dan sikap bermusuhan muncul.
Tindakan dominasi dapat terjadi dengan macam-macam cara sebagai berikut :
a. Memaksa (Forcing)
Apabila orang yang berkuasa pada pokoknya menyatakan “Sudah, jangan banyak bicara, saya berkuasa di sini, dan Saudara harus melaksanakan perintah saya”, maka semua argumen habis sudah. Supresi otokratis demikian memang dapat menyebabkan timbulnya ekspresi-ekspresi konflik yang tidak langsung, tetapi destruktif seperti misalnya ketaatan dengan sikap permusuhan (Malicious obedience) Gejala tersebut merupakan salah satu di antara banyak macam bentuk konflik, yang dapat menyebar, apabila supresi (peneanan) konflik terus-menerusa diterapkan.
b. Membujuk (Smoothing)
Dalam kasus membujuk, yang merupakan sebuah cara untuk menekan (mensupresi) konflik dengan cara yang lebih diplomatic, sang manager mencoba mengurangi luas dan pentingnya ketidaksetujuan yang ada, dan ia mencoba secara sepihak membujuk phak lain, untuk mengkuti keinginannya. Apabila sang manager memilki lebih banyak informasi dibandingkan dengan pihak lain tersebut, dan sarannya cukup masuk akal, maka metode tersebut dapat bersifat efektif. Tetapi andaikata terdapat perasaan bahwa sang menejer menguntungkan pihak tertentu, atau tidak memahami persoalan yang berlaku, maka pihak lain yang kalah akan menentangnya.
c. Menghindari (Avoidence)
Apabila kelompok-kelompok yang sedang bertengkar datang pada seorang manajer untuk meminta keputusannya, tetapi ternyata bahwa sang manajer menolak untuk turut campur dalam persoalan tersebut, maka setiap pihak akan mengalami perasaan tidak puas. Memang perlu diakui bahwa sikap pura-pura bahwa tidak ada konflik, merupakan seuah bentuk tindakan menghindari. Bentuk lain adalah penolakan (refusal) untuk menghadapi konflik, dengan jalan mengulur-ulur waktu, dan berulangkali menangguhkan tindakan, “sampai diperoleh lebih banyak informasi”
d. Keinginan Mayoritas (Majority Rule)
Upaya untuk menyelesaikan konflik kelompok melalui pemungutan suara, dimana suara terbanyak menang (majority vote) dapat merupakan sebuah cara efektif, apabla para angota menganggap prosedur yang bersangkutan sebagai prosedur yang “fair” Tetapi, apabila salah satu blok yang memberi suara terus-menerus mencapai kemenangan, maka pihak yang kalah akan merasa diri lemah dan mereka akan mengalami frustrasi.
2. Penyelesaian secara integratif
Dengan menyelesaikan konflik secara integratif, konflik antar kelompok diubah menjadi situasi pemecahan persoalan bersama yang bisa dipecahkan dengan bantuan tehnik-tehnik pemecahan masalah (problem solving). Pihak-pihak yang bertentangan bersama-sama mencoba memecahkan masalahnya,dan bukan hanya mencoba menekan konflik atau berkompromi. Meskipun hal ini merupakan cara yang terbaik bagi organisasi, dalam prakteknya sering sulit tercapai secara memuaskan karena kurang adanya kemauan yang sunguh-sungguh dan jujur untuk memecahkan persoalan yang menimbulkan persoalan. . Ada tiga macam tipe metode penyelesaian konflik secara integrative yaitu metode (a) Consensus (concencus); (b) Konfrontasi (Confrontation); dan (c) Penggunaan tujuan-tujuan superordinat (Superordinate goals) (Winardi, 1994 : 84- 89)
3. Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.

Win-Lose Orientation
Terdiri dari lima orientasi sebagai berikut:
a. Win-Lose (Menang – Kalah)
Paradigma ini mengatakan jika “saya menang, anda kalah “. Dalam gaya ini seseorang cenderung menggunakan kekuasaan, jabatan, mandat, barang milik, atau kepribadian untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengorbankan orang lain. Dengan paradigma ini seseorang akan merasa berarti jika ia bisa menang dan orang lain kalah. Ia akan merasa terancam dan iri jika orang lain menang sebab ia berpikir jika orang lain menang pasti dirinya kalah. Jika menang pun sebenarnya ia diliputi rasa bersalah karena ia menganggap kemenangannya pasti mengorbankan orang lain. Pihak yang kalah pun akan menyimpan rasa kecewa, sakit hati, dan merasa diabaikan.
Sikap Menang-Kalah dapat muncul dalam bentuk :
• Menggunakan orang lain , baik secara emosional atau pun fisik, untuk kepentingan diri.
• Mencoba untuk berada di atas orang lain.
• Menjelek-jelekkan orang lain supaya diri sendiri nampak baik.
• Selalu mencoba memaksakan kehendak tanpa memperhatikan perasaan orang lain.
• Iri dan dengki ketika orang lain berhasil
b. Lose-Win (Kalah – Menang).
Dalam gaya ini seseorang tidak mempunyai tuntutan, visi, dan harapan. Ia cenderung cepat menyenangkan atau memenuhi tuntutan orang lain. Mereka mencari kekuatan dari popularitas atau penerimaan. Karena paradigma ini lebih mementingkan popularitas dan penerimaan maka menang bukanlah yang utama. Akibatnya banyak perasaan yang terpendam dan tidak terungkapkan sehingga akan menyebabkan penyakit psikosomatik seperti sesak napas, saraf, gangguan sistem peredaran darah yang merupakan perwujudan dari kekecewaan dan kemarahan yang mendalam.
c. Lose-Lose (Kalah – Kalah)
Biasanya terjadi jika orang yang bertemu sama-sama punya paradigma Menang-Kalah. Karena keduanya tidak bisa bernegosiasi secara sehat, maka mereka berprinsip jika tidak ada yang menang , lebih baik semuanya kalah. Mereka berpusat pada musuh, yang ada hanya perasaan dendam tanpa menyadari jika orang lain kalah dan dirinya kalah sama saja dengan bunuh diri.
d. Win (Menang)
Orang bermentalitas menang tidak harus menginginkan orang lain kalah. Yang penting adalah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang bermentalitas menang menjadi egois dan akan mencapai tujuannya sendiri. Jika hal ini menjadi pola hidupnya maka ia tidak akan bisa akrab dengan orang lain, merasa kesepian, dan sulit kerja sama dalam tim.
e. Win-Win (Menang-Menang)
Menang-Menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi. Menang-Menang berarti mengusahakan semua pihak merasa senang dan puas dengan pemecahan masalah atau keputusan yang diambil. Paradigma ini memandang kehidupan sebagai arena kerja sama bukan persaingan. Paradigma ini akan menimbulkan kepuasan pada kedua belah pihak dan akan meningkatkan kerja sama kreatif.
4. Kompromi
Melalui kompromi mencoba menyelesaikan konflik dengan menemukan dasar yang di tengah dari dua pihak yang berkonflik. Cara ini lebih memperkecil kemungkinan untuk munculnya permusuhan yang terpendam dari dua belah pihak yang berkonflik, karena tidak ada yang merasa menang maupun kalah. Meskipun demikian, dipandang dari pertimbangan organisasi pemecahan ini bukanlah cara yang terbaik, karena tidak membuat penyelesaian yang terbaik pula bagi organisasi, hanya untuk menyenangkan kedua belah pihak yang saling bertentangan atau berkonflik.
Yang termasuk kompromi diantaranya adalah:

a. Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
b. Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
5. Konflik Antara Karyawan dengan Pimpinan
Konflik jenis ini relatif sulit karena sering tidak dinyatakan secara terbuka. Umumnya karyawan pihak karyawan lebih cenderung untuk diam, meskipun mengalami pertentangan dengan pihak atasan. Yang penting bagi suatu organisasi adalah agar setiap konflik hendaknya bisa diselesaikan dengan baik. Kebanyakan suatu konflik menjadi makin berat karena lama terpendam. Karena itulah penting bagi suatu organisasi “menemukan” konflik atau sumbernya sedini mungkin. Cara yang ditempuh adalah dengan menggalakkan saluran komunikasi ke atas ( up ward channel of communication ). Menurut Heidjrachman Ranupandojo ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk menemukan konflik atau sumbernya, yaitu :
o Membuat prosedur penyelesaian konflik (grievance procedure)
Dengan adanya “grievance procedure” ini memberanikan karyawan untuk mengadu kalau dirasakan adanya ketidak adilan. Keberanian untuk segera memberitahukan masalah, merupakan suatu keuntungan bagi organisasi/perusahaan.
o Observasi langsung
Tidak semua konflik disuarakan oleh karyawan. Oleh karena itu ketajaman observasi dari pimpinan akan dapat mendeteksi ada tidaknya suatu (sumber) konflik, sehingga dapat segera ditangani sebelum mengalami eskalasi.
o Kotak saran (suggestion box)
Cara semacam ini banyak digunakan oleh perusahaan atau lembaga-lembaga lain. Cara ini cukup efektif karena para karyawan ataupun para pengadu tidak perlu bertatap muka dengan pimpinan. Bahkan bisa merahasiakan identitasnya. Namun, lembaga juga harus hati-hati karena adanya kemungkinan adanya “fitnah” dari kotak saran tersebut.
o Politik pintu terbuka
Politik pintu terbuka memang sering diumumkan, tetapi hasilnya sering tidak memuaskan. Hal ini sering terjadi karena pihak pimpinan tidak sungguh-sungguh dalam “membuka” pintunya. Paling tidak ini dirasakan oleh karyawan. Juga adanya keseganan dari pihak karyawan sering menjadi penghalang terhadap keberhasilan cara semacam ini.
o Mengangkat konsultan personalia
Konsultan personalia pada umumnya seorang ahli dalam bidang psikologi dan biasanya merupakan staf dari bagian personalia. Kadang-kaang karyawan segan pergi menemui atasannya, tetapi bisa menceritakan kesulitannya pada konsultan psikologi ini.
o Mengangkat “ombudsman”
Ombudsman adalah orang yang bertugas membantu “mendengarkan” kesulitan-kesulitan yang ada atau dialami oleh karyawan untuk diberitahukan kepada pimpinan. Ombudsman biasanya adalah orang yang disegani karena kejujuran dan keadilannya.
Langkah-langkah Manajemen Untuk Menangani Konflik
a. Menerima dan mendefinisikan pokok masalah yang menimbulkan ketidak puasan.
Langkah ini sangat penting karena kekeliruan dalam mengetahui masalah yang sebenarnya akan menimbulkan kekeliruan pula dalam merumuskan cara pemecahannya.
b. Mengumpulkan keterangan/fakta
Fakta yang dikumpulkan haruslah lengkap dan akurat, tetapi juga harus dihindari tercampurnya dengan opini atau pendapat. Opini atau pendapat sudah dimasuki unsur subyektif. Oleh karena itu pengumpulan fakta haruslah dilakukan denganm hati-hati
c. Menganalisis dan memutuskan
Dengan diketahuinya masalah dan terkumpulnya data, manajemen haruslah mulai melakukan evaluasi terhadap keadaan. Sering kali dari hasil analisa bisa mendapatkan berbagai alternatif pemecahan.
d. Memberikan jawaban
Meskipun manajemen kemudian sudah memutuskan, keputusan ini haruslah dibertahukan kepada anggota organisasi.
e. Tindak lanjut
Langkah ini diperlukan untuk mengawasi akibat dari keputusan yang telah diperbuat.
f. Pendisiplinan
Konflik dalam organisasi apabila tidak ditangani dengan baik bisa menimbulkan tindakan pelecehan terhadap aturan main yang telah disepakati bersama. Oleh karena itu pelecehan ataupun pelanggaran terhadap peraturan permainan (peraturan organisasi) haruslah dikenai tindakan pendisiplinan agar peraturan tersebut memiliki wibawa.
Tindakan pendisiplinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pendisiplinan yang bersifat positif dan yang bersifat negatif. Yang positif adalah dengan memberi nasihat untuk kebaikan pada masa yang akan datang, sedangkan cara-cara yang negatif mulai dari yang ringan sampai yang berat, antara lain dengan :
* diberi peringatan secara lesan
* diberi peringatan secara tertulis
* dihilangkan/dikurangi sebagian haknya
* didenda
* dirumahkan sementara ( lay-off )
* diturunkan pangkat/jabatannya
* diberhentikan dengan hormat
* diberhentikan tidak dengan hormat
Menurut Heidjarachman Ranupandojo pendisiplinan perlu memperhatikan beberapa pedoman, seperti :
* Pendisiplinan hendaknya dilakukan secara pribadi/individual. Tidak seharusnya memberikan teguran kepada bawahan di hadapan orang banyak. Hal ini akan memalukan bawahan yang ditegur (meskipun mungkin benar bersalah), sehingga bisa menimbulkan rasa dendam.
* Pendisiplinan haruslah bersifat membangun. Memberikan teguran hendaknya juga disertai dengan saran tentang bagaimana seharusnya berbuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk waktu yang akan datang.
* Pendisiplinan haruslah dilakukan oleh atasan langsung dengan segera. Jangan menunda-nunda pemberian pendisiplinan sampai masalahnya terlupakan. Sewaktu kesalahan masih segar teguran akan lebih efektif daripada diberikan selang beberapa waktu.
* Keadilan dalam pendisiplinan sangat diperlukan. Suatu kesalahan yang sama hendaknya diberikan hukuman yang sama pula. Jangan melakukan pendisiplinan dengan pilih kasih.
* Pimpinan tidak seharusnya memberikan pendisiplinan pada waktu bawahan sedang absen.
* Setelah pendisiplinan sikap pimpinan haruslah wajar kembali.
Tidak dibenarkan apabila setelah melakukan pendisiplinan pimpinan tetap bersikap membenci bawahan yang telah melakukan kesalahan. Rasa membenci hanya akan menimbulkan perlakuan yang tidak adil.

APLIKASI MANAJEMEN KONFLIK

Salah satu contoh organisasi yang dapat mengelola konflik dengan baik adalah UKM Pramuka UGM. Unit kegiatan Mahasiswa yang hampir mencapai usia ke-26 tahun ini ternyata memiliki mekanisme unik dalam merespon konflik yang ada di tubuhnya. Baik konflik internal anggota, anggota-pimpinan, maupun antar pimpinan itu sendiri.
Dalam mengambil beberapa kputusan, acapkali sebuah organisasi kesulitan dalam mengakomodir segenap kepentingan anggota di dalamnya. Tidak terkecuali di tubuh UKM Pramuka UGM sendiri. Ketika pimpinan dipegang oleh sebuah kepengurusan baru, maka ada beberapa prosedur dan mekanisme wajib yang harus dijalankan. Sesuai dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan, maka setiap keputusan yang diambil harus melalui jalan musyawarah untuk mufakat.
Di UKM Pramuka UGM dikenal istilah musyawarah kerja yang merupakan forum tertinggi untuk menentukan program kerja apa saja yang akan dijalankan oleh mereka. Namun sebelum masuk forum tersebut, rancangan program kerja harus dibahas pada forum yang lebh kecil di Pimpinan Dewan Racana (Pengurus Operasional) dan di Dewan Racana (Pengelola secara umum yang telah Pandega). Konflik yang kerap muncul adalah knflik interpersonal dankepentingan golongan. Hal ini sangat wajar mengingat Pramuka merupakan organisasi yang berlandaskan prinsip kekeluargaan.
Selain pada rapat-rapat formal, konflik juga sering muncul pada kehidupan sehari-hari di Sanggar Bakti (semacam secretariat di Gelanggang Mahasiswa UGM). Interaksi yang terjadi hari sangat memungkinkan terjadinya konflik antar anggota. Baik yang sifatnya laten maupun terbuka. Konflik-konflik tersebut kerap mewarnai perjalanan dan kehidupan di Sanggar. Sehingga dinamika yang timbul karenanya seringkali menyulitkan sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi pimpinan dalam mengntisipasinya.
Dalam menyikapi konflik yang terjadi di internal anggota, personil yang secara fungsional bertanggungjawab adalah pemangku adat. Peran yang biasanya dipegang oleh anggota yang paling tua di antara pimpinan lainnya ini adalah sebagai seseorang yang memediasi konflik yang terjadi. Namun, selain secara personal, terdapat beberapa badan yang dijadikan alat untuk menyelesaikan konflik jika konflik yang dirasa tidak dapat dilaksanakan oleh pemangku adat secara personal. Badan tersebut adalah pendamping dan Dewan Kehormatan.
Pendamping merupakan seorang kakak (sudah pandega) yang bertugas mendampingi adiknya (calon pandega) untuk menempuh SKU Pand Pendamping, Pemangku Adat, dan Dewan Kehormatan adalah beberapa alat yang digunakan untk melakukan proses komunikasi antaranggota di UKM Pramuka UGM. (GBHKR Jangka Pendek 2006-2007 Gerakan Pramuka Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi).
Sebagai seorang pendamping, ia bertanggungjawab atas perilaku dan watak adik dampingannya itu. Begitu pula dengan konflik yang mungkin muncul dari hubungan tesebut. Dalam hal ini pendamping berfungsi laiknya orangtua yang mengawasi dan memantau perkembangan kepribadian dan segala macam kegiatan adik dampingannya itu. Maka tak jarang seorang dampingan seringkali memiliki karakter yang sama dengan pendampingnya. Dengan pendampingnya inilah seorang anggota bercerita dan berkomunikasi lebih intens dibandingkan anggota atau kakak lainnya. Seorang dampingan dan pendamping memiliki tingkat kepercayaan lebih tinggi bila dibandingkan anggota lainnya.
Selain itu juga terdapat Badan Kehormatan. Badan Dewan Kehormatan sedikitnya dihadiri oleh Ketua Racana, Pemangku Adat, dan Pembina selaku penasihat. Bahkan jika dipandang perlu, dapat pula dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Racana (yang telah Pandega).
Konflik atau permasalahan yang dibawa ke badan ini adalah yang menyangkut persoalan serius terkait pelanggaran Dasa Dharma dan Tri Satya Gerakan Pramuka, Adat Racana, GBHKR, AD/ ART Gerakan Pramuka, maupun konflik laten antarpersonal yang sulit dipecahkan. Sementara posisi Pembina dalam badan ini adalah sebagai penasihat yang hanya dimintai bantuan ketika persoalan dipandang sulit diselesaikan.

SUMBER :
http://defickry.wordpress.com/2007/09/13/manajemen-konflik-dalam-organisasi/ (diakses pada 21 November 2009)
http://dinny182.multiply.com/journal/item/2 (diakses pada 21 November 2009)
http://jepits.wordpress.com/2007/12/19/manajemen-konflik-definisi-dan-teori-teori-konflik/ (diakses pada 23 November 2009)
http://www.rajawana.com/artikel/pendidikan-umum/253-manajemen-konflik.html (diakses pada 21 November 2009)
http://www.um-pwr.ac.id/web/artikel/225-manajemen-konflik-dalam-organisasi.html (diakses pada 21 November 2009)